Kamis, 27 Juni 2013

Pemeriksaan Diameter Pengenal Tulangan

Untuk mengetahui diameter suatu tulangan perlu dilakukan pemeriksaan berdasarkan berat dan panjang benda uji. Kita tidak bisa mengetahui diamater suatu tulangan dengan cara mengukur diameter secara langsung karena sering ditemui besi tulangan yang ada di pasaran tidak homogen. Cara melakukan pemeriksaan diameter pengenal tulangan antara lain :
  1. Siapkan benda uji berupa besi tulangan polos dan besi tulangan deform (ulir)
  2. Siapkan alat yang digunakan yaitu timbangan, kaliper, gergaji potong besi
  3. Potong besi tulangan dengan ukuran kurang lebih sepanjang 1 meter
  4. Kemudian timbanglah benda uji besi tulangan polos dan besi tulangan deform. Kemudian catat berapa beratnya
Jika sudah dilakukan pengujian selanjutnya kita cari berapa diameter pengenalnya. Simak cara berikut ini
  1. Berat benda uji (B) = 0,508 kg
  2. Panjang benda uji (L) = 0,802 m
  3. Berat benda uji parameter panjang (m) = B/L = 0,508/0,802 = 0,63 kg/m
  4. Diamater pengenal tulangan (Dn) = 12,74 x √0,63 = 12,74 x 0,79 = 10,06 mm = 1,006 cm
Jadi diameter pengenal tulangan adalah sebesar 1,006 cm. Lalu bagaimana cara mengetahui diameter pengenal tulangan untuk tulangan deform? Caranya masih sama dengan cara tulangan polos.

0 komentar:

Poskan Komentar